MUKZIZAT ILMIAH QURAN DALAM ILMU KEDOKTERAN
Penciptaan manusia dalam Al-Qur’an
“Dan
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati
(berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang
disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami
jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal
daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu
tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan
dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah, Pencipta
Yang Paling Baik.” (QS. Al Mu’minun : 12-14)
Ayat-ayat
lain : QS. Al Hajj : 5, QS. An Najm : 45-46, QS. Al Insan : 2, QS. Al
Mu’min : 67, QS. Abasa : 17-21, QS. Al Qiyamah : 36-37,39, QS. Al Najm :
45-46, QS. Al Waqi’ah : 58-59, QS. Al Qiyamah : 37, HR. Muslim)
Þ
Ilmu pengetahuan modern telah menetapkan bahwa tubuh manusia mengandung
unsur-unsur yang dikandung tanah. Tubuh manusia terdiri dari karbon,
oksigen, hidrogen, fosfor, sulfur, nitrogen, kalsium, potasium, sodium,
magnesium, khlorin, zat besi, tembaga, yodium, fluorine, kobalt,
silikon, timah dan aluminium. Unsur-unsur tersebut juga terdapat di
dalam tanah.
Embriologi
Þ
Rasulullah SAW telah menjelaskan perkembangan embrio ini secara
mendetail 14 abad yang lalu, dimana pada zaman itu mikroskop, USG dan
semisalnya belum ditemukan. Alloh Ta’ala berfirman :”Dia menjadikan kamu
dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan.” (QS
az-Zumar : 6).
Sains
modern menjelaskan bahwa tahapan perkembangan embrio di dalam uterus
memang terjadi secara bertahap, bentuk demi bentuk. Dan sains modern
menjelaskan bahwa janin manusia berada pada tiga lapisan, yaitu :
1. Dinding anterior abdomen
2. Dinding uterus
3. Membran Amniochorionic
2. Dinding uterus
3. Membran Amniochorionic
Tiga
bagian inilah yang dimaksud dengan tiga kegelapan. Dan penafsiran ayat
di atas tidak menyelisihi penjelasan sains modern, dimana “tiga
kegelapan” tersebut yang dijelaskan oleh Syaikh as-Sa’di adalah sama
dengan yang di sebutkan di dalam sains modern.
Alloh
Ta’ala berfirman :”Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang
disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).” (QS Al-Mu’minun : 13)
Syaikh as-Sa’di rahimahullahu berkata : “Nuthfah adalah sesuatu yang keluar dari tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan kemudian menetap di “tempat yg kokoh” yaitu rahim, yang terpelihara dari kerusakan, cedera dan selainnya.”
Syaikh as-Sa’di rahimahullahu berkata : “Nuthfah adalah sesuatu yang keluar dari tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan kemudian menetap di “tempat yg kokoh” yaitu rahim, yang terpelihara dari kerusakan, cedera dan selainnya.”
Sesuatu
yang keluar dari sulbi laki-laki adalah spermatozoa dan yang keluar
dari wanita adalah ovum. Lantas keduanya bercampur sebagaimana firman
Alloh Ta’ala : “Sesungguhnya kami menciptakan manusia dari tetesan air
yang bercampur.” (QS Al-Insan : 2). Campuran keduanya ini membentuk
zigot yang membelah diri membentuk blastocyst yang tertanam secara kuat
di uterus (tempat yang kokoh). Kemudian Alloh Ta’ala berfirman
:”Kemudian nuthfah itu Kami jadikan ‘alaqoh” (QS Al-Mu’minun : 14)
Kata ‘Alaqoh dari sisi bahasa Arab bermakna 3, yaitu :
1. Bermakna lintah.
2. Bermakna sesuatu yang tergantung.
3. Bermakna segumpal darah.
Dan
Maha Suci Alloh, ternyata tiga makna yang terkandung di dalam kata
‘Alaqoh ini tidak ada yang menyelisihi fakta saintifik modern sedikitpun
Ovum (sel telur wanita)
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.” (QS. Al Insan : 2)
Tahap-tahap janin (QS. Al Hajj : 5, QS. Al Mu’minun : 14)
Selaput janin (membrane)
“Dia
menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya
istrinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan
dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian
demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang
(berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai
kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka
bagaimana kamu dapat dipalingkan?” (QS. Az Zumar : 6)
Evolusi bentuk janin
” Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian.” (QS. Nuh : 14)
Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan susah payah
“Dan
Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang
ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang
bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman : 14)
Ayat-ayat lain : QS. Al Ahqaaf : 15, QS. Ar Ra’d : 8, QS. Az Zumar : 6
ILMU GENETIKA
Ilmu genetika (ilmu keturunan)
”Binasalah
manusia; alangkah amat sangat kekafirannya? Dari apakah Allah
menciptakannya? Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.” (QS. Abasa : 17-19)
Þ
Pada tahun 1912 ilmu genetika modern (Morgan) menemukan peranan
kromosom dan gen dalam proses pembentukan janin, yaitu bahwa pembentukan
manusia ditentukan pada sperma laki-laki (spermatozoa) dan sel telur wanita (ovum).
Pernikahan antar kerabat
”Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu;
anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan,
saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang
perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki;
anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu
yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu
(mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari
istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan
istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu
mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu
(menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang
bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An Nisa’ : 23)

ILMU ANATOMI
Ilmu anatomi (ilmu organ tubuh)
”Apakah
manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang
belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali)
jari jemarinya dengan sempurna.” (QS. Al Qiyamah : 3-4)
Þ
Ilmu pengetahuan modern telah berhasil menyingkapkan tirai beberapa
misteri ujung jari dan menjelaskan sidik jari terdiri atas garis-garis
timbul pada kulit yang berada di atas pori-pori keringat. Telah terbukti
bahwa di dunia ini tidak ada dua sidik jari yang sama, bahkan antara
saudara kembar yang berasal dari satu sel telur sekalipun
Susunan pusat-pusat pendengaran dan penglihatan di otak
”Kemudian
Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan)
-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati;
(tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.” (QS. As Sajdah : 9)
Ayat-ayat lain : QS. Al Ahqaf : 26, QS. An Nisa’ : 56
ILMU KESEHATAN MAKANAN (NUTRISI)
Menyusui anak
“Para
ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu
bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi
makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf. Seseorang
tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang
ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena
anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. …….” (QS. Baqarah : 233)
Berdasarkan
penelitian para ilmuwan dijelaskan dengan rinci bahwa air susu yang
pertama kali diterima seorang bayi dari payudara ibunya, selama dua hari
pertama setelah kelahirannya, mengandung beberapa protein khusus dengan
kadar tinggi. Protein ini dapat melawan pertumbuhan kuman-kuman yang
mendatangkan berbagai penyakit (antibodi). Antibodi ini termasuk unsur
penting yang terdapat di sisi anak yang baru dilahirkan, ketika ia dalam
keadaan lemah.
Aturan makanan
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al A’raf : 31)
Madu lebah
“kemudian
makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu
yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman
(madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang
menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang
memikirkan.” (QS. An Nahl : 69)
Kurma
“Dan
dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan
rezeki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.” (QS. An
Nahl : 67)
Ayat-ayat lain : QS. Maryam : 23-25, QS. Qaf : 9-10, QS. Al Baqarah : 266
Anggur
“atau
kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur, lalu kamu alirkan
sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya.” (QS. Al Isra’ : 91)
Ayat-ayat lain : QS. Ar Ra’d : 4, QS. An Nahl : 67, QS. An Naba : 31-32
Buah zaitun
“Dan
pohon kayu ke luar dari Thursina (pohon zaitun), yang menghasilkan
minyak, dan pemakan makanan bagi orang-orang yang makan.” (QS. Al
Mu’minun : 20)
Ayat-ayat lain : QS. Al An’am : 99, QS. Ath Thin : 1-3, QS. Abasa : 27-29
Buah tin
“Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun dan demi bukit Sinai dan demi kota (Mekah) ini yang aman.” (QS. Ath Thin : 1-3)
ILMU KEDOKTERAN PREVENTIF
Pengharaman daging babi
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah,
daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah,
yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang
diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.” (QS. Al Ma’idah : 3)
Þ
Ilmu pengetahuan modern telah menetapkan secara pasti bahwa daging babi
ialah biang kerok terserangnya manusia oleh berbagai penyakit sebagai
berikut :
-
Penyakit sebangsa cacing
-
Cacing pita
-
Peradangan lapisan otak dan virus sebangsa babi yang berenang
-
Desentri babi ‘palandies’
-
Influensa babi
-
Racun makanan babi
-
Ular perut babi
-
Cacing lambung bernanah
-
Cacing paru-paru babi
-
Desentri amuba babi
Larangan makan bangkai
”Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi
barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak
menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa
baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al
Baqarah : 173)
Pengharaman darah
Pengharaman “al-Munkhaniqatu”, “al-Mauqudzatu”, “al-Mutaraddiyatu”, “an-Nathihatu” dan bangkai bekas terkaman binatang buas à (QS. Al Ma’idah : 3)
Pengharaman minuman keras
“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar
dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan
beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari
manfaatnya”. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan.
Katakanlah: “Yang lebih dari keperluan.” Demikianlah Allah menerangkan
ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berpikir.” (QS. Al Baqarah : 219)
Ayat-ayat yang lain : QS. Al Ma’idah : 90-91
ILMU KEDOKTERAN PREVENTIF
Larangan berzina
“Dan
janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu
perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra’ : 32)
Þ
Ilmu kedokteran modern menegaskan bahwa berzina dapat menimbulkan
timbulnya berbagai macam penyakit yang membahayakan kesehatan manusia
dan sangat sulit pengobatannya, antara lain :
-
Assailan ‘penyakit dua lubang’
-
Sifilis
-
Kelainan seksual
“dan orang-orang yang menjaga kemaluannya kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al Mu’minun : 5-7)
Ayat-ayat lain : QS. Asy Syura : 165-166)
Larangan bersetubuh saat haid
”Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: “Haid itu adalah kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci.
Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang
diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang
yang tobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al Baqarah : 222)
Larangan melakukan hubungan seksual secara berlebihan
”…..
dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al An’am : 141)
<!Larangan melakukan anal seks
”Istri-istrimu
adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah
tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan
kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah
dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar
gembira orang-orang yang beriman.” (QS. Al Baqarah : 223)
Ayat-ayat lain : QS. Al An’am : 38
Larangan melakukan aborsi
” Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dengan suatu (alasan) yang benar. Dan barang siapa dibunuh secara lalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan
kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas
dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan.” (QS. Al Isra’ : 33)
Ayat yang lain : (QS. Al Hajj : 5)
Larangan melakukan vegetarian
”Hai
orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik
yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”
(QS. Ma’idah : 87)
Ayat-ayat yang lain : Al Hajj : 30, QS. An Nahl : 116
Rahasia penyembuhan Nabi Ayub a.s.
“(Allah berfirman): “Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.” (QS. Shad : 42)
ILMU KEDOKTERAN PREVENTIF C
Kebersihan
“dan pakaianmu bersihkanlah.” (QS. Al Muddatsir :4)
Ayat-ayat yang lain : QS. Al Ma’idah : 6, QS. Al An’am : 145, QS. Al Anfal : 11
Wudhu dan pencegahan terhadap penyakit kanker
“Hai
orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka
basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu
dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub
maka mandilah, ……….” (QS. Al Ma’idah : 6)
Ayat-ayat yang lain : QS. Al Baqarah: 222
Þ
Ilmu pengetahuan modern menetapkan bahwa wudhu mampu meminimalisir
timbulnya virus-virus kanker yang disebabkan oleh faktor-faktor proses
kimiawi. Dengan wudhu, orang bisa terhidar dari terjangkitnya unsur
kimiawi sebelum terjadinya akresi (gabungan unsur yang terpisah) yang
menimbulkan infiltrasi (proses perembesan) dari kulit luar ke dalam
tubuh.
Shalat
”Maka
apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), ingatlah Allah di waktu
berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu
telah merasa aman, maka dirikanlah salat itu (sebagaimana biasa).
Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas
orang-orang yang beriman.” (QS. An Nisa’ : 103)
Ayat-ayat yang lain : QS. Thaha : 132, QS. Ibrahim : 31, QS. Al Baqarah: 238
Puasa
“(yaitu)
dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada
yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah
baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari
yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika
mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang
miskin. Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebaikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 184)
ILMU PENGOBATAN PENYAKIT JIWA (PSIKOTERAPI)
Ibadah dan pengaruhnya dalam memecahkan kesulitan
”Dan
mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan)
salat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi
orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al Baqarah : 45)
Þ
Para dokter jiwa sepakat bahwa gejala stres itu bisa hilang dengan cara
curhat kepada teman atau orang terdekat. Kalau tidak ada orang yang
dijadikan tempat untuk itu, maka setidaknya cukuplah Allah sebagai
tambatan (pengaduan) dan penolong.
Zikir dengan Allah Ta’ala
“(yaitu)
orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan
mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi
tenteram.” (QS. Ar Ra’d : 28)
Ayat-ayat yang lain : QS. Al Jumu’ah : 10
Pengaruh Al-Qur’an bagi orang yang mendengarkannya
Kejiwaan orang munafik
”Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” (QS. Al Baqarah : 10)
Ayat-ayat yang lain : QS. An Nisa’ : 108, 143
Obat mujarab bagi rasa gelisah
”Dia-lah
yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin
supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah
ada).” (QS. Al Fath : 4)
Ayat-ayat yang lain : QS. Ar Ra’d : 28, QS. Ath Thariq : 2-3
Tidak frustasi
”Katakanlah:
“Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri,
janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah
mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar : 53)
Bagaimana Al-Qur’an mengatasi problem ketagihan minuman keras
”
Dan dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan
rezeki yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.” (QS. An
Nahl : 67)
Ayat-ayat yang lain : QS. Al Baqarah: 219, QS. An Nisa’ : 43, QS. Al Ma’idah : 90-91
Mengapa seorang lelaki baik tidak mau menikahi wanita pezina
Menundukkan mata dan menjaga kemaluan
”Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi
beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat, dan
bagi mereka azab yang besar pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki
mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka
kerjakan.” (QS. An Nur : 23-24)
Manfaat shalat ditinjau dari aspek kejiwaan
”Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya.” (QS. Al Mu’minun : 1-2)
Kulit dan aspek kejiwaan
“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang,
gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya,
kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah.
Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang
dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada
seorang pun pemberi petunjuk baginya.” (QS. Az Zumar : 23)
Kebimbangan yang terpaksa
“Dan
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang
dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat
lehernya.” (QS. Qaf : 16)
Ayat-ayat yang lain : QS. An Naas : 1-6
Mimpi-mimpi
”(yaitu) ketika Allah menampakkan mereka kepadamu di dalam mimpimu (berjumlah) sedikit…” (QS. Al Anfal : 43)
Ayat-ayat yang lain : QS. Yusuf : 43-44, 46
Iman dan korelasinya terhadap penyembuhan
”(Yaitu)
jalan Allah yang kepunyaan-Nya segala apa yang ada di langit dan apa
yang ada di bumi. Ingatlah, bahwa kepada Allah-lah kembali semua
urusan.” (QS. Asy Syura : 80)
Pengaruh lafaz-lafaz Al-Qur’an dalam mengatasi stres
ILMU METAFISIKA
Dari berbagai pemberitaan Al-Qur’anul Karim
”Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.” (QS.Al Qamar : 45)
Þ
Ayat tersebut turun di saat umat Islam masih sangat sedikit. Namun Al
Qur’an mengabarkan akan menang. Dan, di antara mukjizat dalam kabar
tersebut adalah bahwa hal itu terjadi pada waktu umat Islam tidak mampu
melindungi diri mereka.
Ayat-ayat
yang lain : QS. Ar Rum : 1-6, QS. Al Hijr : 95, QS. Al Muddatsir :
11-17, 26-30, QS. Al Qalam : 16, QS. Al Lahab : 1-5, QS. Luqman : 6, QS.
Al Fath : 27, QS. Yunus : 24, QS. Al Kahfi : 9, 17, 21
Berita tentang sarana transportasi tercanggih
“Dan kepunyaan-Nya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.” (QS. Ar Rahman : 24)
Ayat-ayat yang lain : QS. Yasin : 41-42, QS. An Nahl : 8
Berita tentang media komunikasi modern
”Dan
sesungguhnya mereka telah mengingkari Allah sebelum itu; dan mereka
menduga-duga tentang yang gaib dari tempat yang jauh.” (QS. Saba : 53)
Berita tentang pengetahuan atom
”Dan
orang-orang yang kafir berkata: “Hari berbangkit itu tidak akan datang
kepada kami”. Katakanlah: “Pasti datang, demi Tuhanku Yang mengetahui
yang gaib, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada
tersembunyi daripada-Nya seberat zarrah pun yang ada di langit dan yang
ada di bumi dan tidak ada (pula) yang lebih kecil dari itu dan yang
lebih besar, melainkan tersebut dalam Kitab yang nyata (Lohmahfuz)” (QS.
Saba : 3)
Berita tentang pembuatan arang nabati
”yaitu
Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba
kamu nyalakan (api) dari kayu itu.” (QS. Yasin : 80)
Dampak peringatan
”Katakanlah:
“Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi. Tidaklah bermanfaat
tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi
orang-orang yang tidak beriman”. (QS. Yunus : 101)
Menampilkan kembali berbagai peristiwa masa lalu
”Dan
diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah
ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata:
“Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil
dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka
dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak
menganiaya seorang jua pun”. (QS. Al Kahfi : 49)
Ayat-ayat yang lain : QS. Ali Imran : 30, QS. An Nur : 24
Dalam kajian lain mu’jizat
ilmiah dalam Al-Qur’an juga diurai walaupun tidak diklasifikasikan
dalam cabang-cabang ilmu seperti diatas. Kajian itu meliputi :
Tanda-Tanda Kekuasaan Allah di Ufuk
Penundukan Benda Alam
Demi matahari dan cahayanya. Demi bulan apabila mengiringinya. (QS. Asy Syams : 1-2)
Demi bintang apabila terbenam (QS. An Najm : 1)
QS. Ath Thariq : 11-12, QS. Adz Dzariyat : 1, QS. Ath Thur : 6, QS. Al Qalam : 1
Sinar dan Cahaya
Dia-lah
yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan
ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan
itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui. (QS. Yunus : 5)
Dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari). (QS. An Naba’ : 13)
QS. Nuh : 16, QS. Nur : 35, QS. An Nahl : 16, QS. Al An’am : 97, QS. Ash Shaffat : 6, QS. Al Ahzab : 45-46
Tanda-Tanda Kekuasaan Allah di Bumi
Bentuk dan Gerak Bumi
Dia
menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan
malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan
matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang
ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun (QS.
Az Zumar : 5)
Sesungguhnya
perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami
turunkan dari langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu
tanam-tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang
ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya,
tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu
Kami jadikan (tanaman tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah
disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang-orang yang berpikir. (QS. Yunus : 24)
QS. Al A’raf : 54, QS. Yasin : 40, QS. Al Anbiya’ : 33
Air Sumber Baru Bagi Oksigen
- Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. (QS. Al Hajj : 5)
Tanda-Tanda Kebesaran Allah pada Makhluk Hidup
Dunia Tumbuh-Tumbuhan
Maha
Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari
apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa
yang tidak mereka ketahui. (QS. Yasin : 36)
Dan
Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami
turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu,
dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya. (QS. Al Hijr : 22)
QS. Al A’raf : 58, QS. Al Hajj : 5, QS. Al An’am : 99, QS. Thoha : 53
Dunia Hewan
Dan
tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang
terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu.
Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan. (QS. Al An’am : 38)
Dan
pada penciptaan kamu dan pada binatang-binatang yang melata yang
bertebaran (di muka bumi) terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) untuk
kaum yang meyakini. (QS. Al Jatsiyah : 4)
QS. An Nur : 45, QS. An Naml : 15 – 22
Tanda-Tanda Kebesaran Allah pada Diri Manusia
Indera Penglihatan dan Susunan Mata
Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata. (QS. Al Balad :
Sidik Jari
Apakah
manusia mengira, bahwa kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang
belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali)
jari jemarinya dengan sempurna. (QS. Al Qiyamah : 3-4)
Konsep penglihatan
Bagaimana
mata melihat, bisa dijelaskan melalui Surat Al Baqarah : 17. yang
menampik konsep pada jaman itu, serta memberikan dasar pada perkembangan
ilmu optik berikutnya. Keyakinan ilmu pengetahuan waktu itu, mata bisa
melihat dikarenakan idera tersebut mengeluarkan sinar kemudian
dipantulkan kembali sehingga mata bisa melihat objek pemantul. Akan
tetapi ungkapan al Qur’an mengisyaratkan pada ayat tersebut, jika tidak
ada sumber cahaya (bukan dari mata) maka manusia tidak dapat melihat.
ILMU BIOLOGIAir sebagai komponen kehidupan paling vital
”Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. Al Anbiya : 30)
”Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.” (QS. Al Hajj : 5)
Ayat-ayat lain : QS. Fushshilat : 39 dan QS Al Mu’minun : 12
Þ Dalam ilmu biologi, air merupakan unsur paling mendasar dan paling vital bagi semua makhluk hidup. Sel-sel tubuh manusia juga tidak dapat berfungsi, bertahan hidup dan berkembang dengan baik tanpa air. Sebuah tim yang terdiri dari para ilmuwan Universitas Wales, Australia berhasil menemukan sinyal-sinyal suara pada tumbuhan yang mengalami kekurangan air. Sinyal pada tumbuhan yang kekeringan jauh lebih kuat dari tumbuhan yang cukup air, seolah-olah tumbuhan tersebut menjerit dan berteriak meminta air.
Sel-sel darah
“yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan (Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.” (QS. Al Furqan : 2)
Sistem reproduksi makhluk hidup
”Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS. Yasin : 36)
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyat : 49)
Keseimbangan sistem tubuh (QS. Al Furqan : 2), (QS. Al Anbiya : 30)
“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS. Al Mulk : 1-2)
Indera perasa dan kulit
“….. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab….” (QS. An Nisa’ : 56)
Amuba
“Musa berkata: “Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya, kemudian memberinya petunjuk.” (QS. Thaha : 50)
Masih
banyak lagi kajian yang berhubungan antara Al Qur’an dan mukjizat
ilmiah salahsatunya yang ditulis oleh Maurice Bucaille yang meliputi
kajian penciptaan langit dan bumi, astronomi, alam tumbuhan binatang dan
reproduksi manusia
Seiring
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan semakin jelas
bukti-bukti yang menyingkap kebenaran Al Qur’an terhadap fakta-fakta
ilmiah yang belum mampu di kenal dalam perkembangan ilmu pengetahuan
pada masa Rasulullah
I get it from: http://thetruthislamicreligion.wordpress.com/2010/03/26/muhjizat-ilmiah-quran-dalam-ilmu-kedokteran/





